Sejarah Tari Cokek Budaya Tangerang

Tari Cokek adalah salah satu kebudayaan hasil akulturasi orang-orang cina dan masyarakat Tangerang, mereka hidup bercampur baur kala itu, tetapi kini Tari Cokek resmi menjadi warisan Budaya Tangerang.

Nah,, kali ini kita akan membahas seputar Tari Cokek ini, jadi selamat membaca yah gengs...

Sejarah Tari Cokek 

Tari Cokek Adalah sebuah tarian yang di bawa oleh orang cina Benten dan kini ditetapkan menjadi warisan budaya Tangerang

Awal Mula Tari Cokek

Tari Cokek diperkenalkan oleh komunitas Cina Benteng, awal mulanya ketika banyak pendatang dari Cina yang tinggal di daerah benteng yang lambat laun menjadi tuan tanah. Salah satu tuan tanah yang bernama Tan Sio Kek membawa kesenian dari cina untuk di tampilkan di daerah benteng tentu saja kesenian tersebut saja sudah melewati proses akulturasi dengan budaya lokal, termasuk Tari Cokek dan Gambang Kromong.

Gambang kromong dan cokek sebenarnya saling berhubungan, tari cokek adalah sebuah tarian dan alat musik yang mengiringinya adalah gamang keromong, tari cokek adalah tarian hiburan bagi tamu undangan dalam perayaan pesta pernikaan orang cina, Istilah cokek sendiri digunakan untuk menyebut para penari wanita yang pada waktu itu rambutnya dikepang dan mengenakan ciang hi yakni pakaian tradisional wanita cina.

Sejarah Tari Cokek Budaya Tangerang


Pada awal mula adanya Tari Cokek para penari menari dengan tamu pria dalam jarak tertentu, sehingga masih disebut “sopan”, sayangnya hal ini sudah jarang terjadi, akibat perkembangan zaman cokek sekarang menari seperti tidak ada batas dengan pria.

Busana Pemain Cokek

Lalu pada perkembangan selanjutnya ciang hi di gantikan dengan kain dan kebaya agar lebih menyatu lagi dengan budaya lokal, ini biasanya di peragakan oleh kelompok kesenian dalam rangka penyambutan hari besar atau dalam perlombaan, tetapi kelompok kesenian Tari Cokek yang sering tampil di acara-acara kawinan biasanya hanya mengunakan baju biasa dan celana jens.(Seperti gambar di bawah ini)

Busana Pemain Cokek

Tarian Cokek

Biasanya sebelum tari cokek di mulai di awali terlebih dahulu dengan wawayangan. Ketika pementasanya penari cokek berbaris memanjang sambil melangkahkan kakinya kedepan lalu kembali lagi sambil menyesuaikan irama gamang keromong.

Keistimewaan pada Tari Cokek terlihat pada gerakan tubuh penarinya yang bergerak lambat. Tarian dimulai dari formasi memanjang, lalu para penari saling behadapan dengan penari lainnya.

Setelah itu, kaki para penari bergerak maju mundur dengan mengambil rentangan tangan setinggi bahu yang disesuaikan dengan gerakan kaki bergerak maju mundur tersebut. Para penari cokek sering mengajak para penonton untuk menari, ajakan itu di tandai dengan cara mengalungkan selendang ke leher sambil menariknya ke depan. Ajakan itu di khususkan bagi tamu undangan penting yang terdiri dari para tokoh masyarakat dan orang kaya lokal.

Nah itulah pembahasan kita kali ini seputar Tari Cokek, jangan lupa share keteman-teman kalian yah, dan tetap cintai Budaya daerah, salam dari saya semoga anda sehat selalu...

LihatTutupKomentar