Isi Prasasti Ligor : Lengkap

Isi Prasasti Ligor
Prasasti Ligor


Isi Prasasti Ligor- Seperti sebelumnya yang telah kita bahas mengenai Prasasti Kota Kapur, Talang Tuo dan lainya, Prasasti ini juga merupakan salah satu warisan Peninggalan Kerajaan Sriwijaya dan menjadi sumber sejarah nya, untuk selengkapnya klik disini.


Prasasti Ligor secara umum menggambarkan kekuasaan Kerajaan Sriwijaya tidak hanya meliputi pulau Sumatera melainkan sampai keluar Negeri dalam hal ini termasuk Semenanjung Malaya dan Thailand.


Dari Prasasti Ligor lah kita dapat mengambil kesimpulan bahwa Kerajaan Sriwijaya merupakan sebuah kerajaan Maritim besar yang pernah ada dizamanya.


Pada kesempatan kali ini saya mengajak anda yang membaca artikel ini untuk lebih mendalami dan menggali isi Prasasti Ligor berdasarkan sumber referensi yang ada.


Prasasti Ligor ditemukan pertama kali di daerah Ligor yang sekarang berubah nama menjadi Nakhon Si Thammarat, Thailand Selatan, sangat jauh dari Pusat Kerajaan Sriwijaya yang diyakini berada di Sungai Musi Palembang. Baca Juga Isi Prasasti Telaga Batu.


Prasasti Ligor terbuat dari Pahatan yang ditulis pada bagian dua sisinya, bagian pertama dikenal sebagai ligor A yang berisi tentang Manuskrip Viang Sa, kemudian Ligor B berisi aksara Kawi yang ditulis sekitar tahun 775 M.


Menurut para ahli Arkeologi Prasasti ini dibikin oleh Maharaja Dyah Pancapana Kariyana Panamkarana seorang raja dari Kerajaan Sriwijaya wangsa Sailendra.


Bagai Mana Isi Prasasti Ligor?


Isi Prasasti Ligor Secara umum menceritakan tentang seorang raja Sriwijaya yang dianggap raja dari segala raja sekaligus pendiri Trisamaya Caitya untuk Kajara.


Kemudian dibagian kedua Prasasti Ligor menceritakan tentang nama Visnu yang bergelar Maharaja, dia adalah seorang yang berasal dari Keluarga Sailendravamsa yang dijuluki sebagai Sesavvarimandavimathana.


Sayang sekali kami tidak dapat menemukan teks lengkap Prasasti Ligor seperti Prasasti peninggalan Kerasajaan Sriwijaya yang sebelumnya telah dibahas.


Dari Wikipedia maupun buku-buku sejarah yang saya baca tidak terdapat teks dari tulisan Prasasti yang ada hanya penjelasan umumnya saja.


Informasi didalam Prasasti ini menurut saya tidak begitu lengkap dan jelas menggambarkan kondisi kerajaan Sriwijaya seperti prasasti lainya, jujur saja saya pun masih ragu dengan Prasasti ini sebagai peninggalan Kerajaan Sriwijaya.


Mungkin hanya itu saja yang bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat bagi anda yang sedang mencari informasi menganai Sumber Sejarah Kerajaan Sriwijaya.